Wednesday, March 5, 2008

Ayat-ayat cinta dimana-mana

Indonesia saat ini lagi demam ama yang namanya film ayat-ayat cinta alias AAC.Setiap blog walking selalu aja ada yang membahas film AAC ini. Terus terang saya blum sempat nonton filmnya, tapi setelah buka blog-blog yang bahas ttg film AAC ini saya jadi merasa takut untuk menonton film ini.Sungguh saya takut,takut dikecewakan ama jalan cerita yang ada.karena novel ayat-ayat cinta merupakan novel favorit saya,karena kehidupan islami yang sangat kental sesuai dengan ajaran islam dan kisah cinta yang menggugah hati. Tapi berdasarkan blog-blog yang kasih review ttg film ini seperti lebih banyak mengkritik film ini yang tidak sesuai dengan novelnya. Gimana ya perasaan Kang Habiburrahman sebagai penulis novel ini??
Itulah yang menakutkan saya,selama ini film AAC selalu saya tunggu-tunggu.Dalam hati berkata mungkin kah indonesia bisa bikin film yang sesuai dengan norma-norma islam??! Menciptakan keindahan alur cerita tanpa harus ada adegan mesra dengan bukan muhrim .
Ternyata,melalui blog-blog yang saya baca, saya sudah mendapatkan jawabannya bahwa sepertinya indonesia "Blum bisa" (Maaf,bukan bermaksud menghina). Tapi "Two thumps Up" untuk mas Hanung bisa menyelesaikan pembuatan film ini dengan baik dan biaya yang sangat fantastis, 15 Milyar ya?? apalagi dengan film semahal itu masih ada saja yang rela membajak.sungguh kejam para pembajak ini. Apa sih ruginya ntn di bioskop??padahal menurut saya pribadi,nonton di bioskop itu lebih seru dan lebih memuaskan.

Dunia penuh tanda tanya

Yes!! Akhirnya saya bisa menyelesaikan Tugas Akhir saya dengan nilai memuaskan,A. Sungguh bahagia rasanya, akhirnya beban yang selama 1 tahun terakhir bisa hilang begitu saja,berganti dengan kebahagiaan dan rasa tak percaya. Waktu masih di ruang sidang saja, ketika dosen penguji mengatakan saya berhak lulus, itu sudah membuat saya bahagia…apalagi ketika beliau melanjutkan kata2nya dengan mengatakan, anda berhak lulus dengan nilai A! Wooww..rasanya badan saya lemas sekali.kaget,dan tanpa sengaja air mata membasahi pipi saya. Dengan berulang kali saya ucapkan terima kasih tanpa henti kepada dosen penguji dan dosen pembimbing pada saat itu. Setelah mereka memberi ucapan selamat kepada saya, masih saja saya tidak percaya.Alhamdulillah,puji syukur kepada Allah SWT, Orang tua,dan keluarga yang selalu mendoakan saya. Ini terjadi pada Juli 2007. sebelum saya menyelesaikan tugas akhir saya,rasanya beban ini tidak pernah lepas dari pundak saya, setiap bertemu dengan keluarga saya selalu saja mendapatkan pertanyaan, Kapan ambil Tugas akhir??kapan maju sidang?? Kapan lulus??rasanya saya ingin menjawab pertanyaan mereka itu dengan menuliskannya di secarik kerta dengan font ukuran besar, dan akan saya selalu bawa kemana-mana…tapi itu hanya keinginan saja, ga mungkin saya melakukan itu.

Akhirnya,pada akhir 2007, saya resmi mempunya gelar S.Kom. Bahagia sekaligus sedih. Saya bahagia,karena beban saya udah hilang, sedih karena harus berpisah dengan teman-teman kampus,dunia kampus,dll yang selama ini udah saya anggap seperti keluarga saya sendiri. Akhirnya,saya harus pulang juga ke kampung halaman saya.

Ternyata beban saya belum juga hilang dan pertanyaan-pertanyaan juga tidak ada habisnya.rasanya pertanyaan-pertanyaan itu merupakan tuntutan hidup yang harus saya jalani. Setelah kurang lebih satu bulan saya berada di kampung halaman, bertemu dengan teman lama dan keluarga masih ada saja pertanyaan Udah kerja? Kerja dimana?? Gimana S.Kom kok masih nganggur?? Terus terang saja saya lelah dan bosan dengan pertanyaan-pertanyaan itu. Kadang ada juga pertanyaan lain yang saya anggap itu aneh untuk dipertanyakan “Kapan nikah??”. Kenapa saya bilang aneh?? Karena mana mungkin saya tahu siapa jodoh saya dan kapan jodoh saya akan datang untuk menjemput saya! Semua pertanyaan ini kadang hanya saya jawab dengan sebuah senyuman, dengan hati berkata “”Capek dehh…”. Rasanya pertanya-pertanyaan itu akan selalu mengejar, bukan hanya kepada saya saja, saya yakin pasti semua orang mendapatkan pertanyaan-pertanyaan tuntutan hidup yang memang harus dilalui selangkah demi selangkah. Ternyata lulus kuliah, bukan berarti beban udah hilang. Tapi sepertinya mulai melangkah ke dunia nyata,dimana kita harus melakukan banyak tanggung jawab seperti bekerja,menikah,dll..Aaaahhh…semakin berat!!


gambar diambil dari school.discoveryeducation.com Got a Coronation Street question?

Pergilah

Aku relakan dirimu pergi
jangan pernah melihat ke belakang
jangan pernah kau kembali
jangan pernah kau tinggalkan luka sama
jangan pernah kau sakiti hati ini

Ini bukan kali pertama
kau sakiti hatiku
kau datang dan pergi tanpa memikirkanku
lihatlah hati ini,sakit!

tapi apa pedulimu??
kau hanya bisa datang dan pergi tanpa sebab
aku bertanya padamu mengapa
tapi tak pernah ada jawabmu

kini,lelah sudah
pergilah,jangan pernah kau kembali
jengah hati ini kau sakiti berulang kali.
semoga kau menemukan pengganti diriku
penenang jiwamu

Monday, January 7, 2008

Sepiku

Malam ini..
Hanya sepi yang ku rasa
ntahlah apa yang membuatku sepi

Sendiri ini menyiksaku
aku selalu bertanya dalam hati
apa yang terjadi denganku

Diam..
tiada jawaban
aku menunggu
tapi tetap saja tak ada jawaban

Ya Allah,
jauhkanlah Hambamu dari rasa sepi ini,
jauhkanlah hamba dari rasa gelisah ini,
berilah hamba petunjukMu

Hanya kepadamu Ya Allah aku berlindung
berlindung dari rasa yang nyaris membunuh hamba
Hanya berdzikir padamu hamba merasa tenang
Hanya bertahajud padamu ya Allah,Hamba merasa dekat

Ya Allah, Lindungi lah hamba dari semua rasa yang membelenggu hati hamba
Amiin..

Cinta vs Logika

Kemarin, temenku cerita kalo kakak dia kabur dari rumah karena ma ortunya ga disetujuin untuk nikah ma cowok ma pilihannya. Udah hampir 1 bulan ini temenku bingung bgt mikirin kakaknya ada dimana. padahal kakak dia tu manja bgt, bukan tipe orang yang mandiri.
Dalam hati ku berkata, wah nekad bgt ya sampe minggat segala demi mempertahankan seseorang dengan meninggalkan keluarga yang telah bersusah payah membesarkan dan mendidik kita sebagai anak. Aku berpikir, apakah cinta harus seperti itu? apa kita rela meninggalkan semua orang yang kita sayangi dan sayang ama kita hanya demi 1 orang saja? trus aku juga mikir, kalo seandainya ada sesuatu hal yang terjadi antara kita dan pasangan kita sehingga kita harus berpisah, trus kita mau kemana?? aduh...malu bgt kayaknya kalo harus pulang ke keluarga yang pernah kita tinggalkan. Bukan hanya itu saja pertanyaan hatiku, apa kita bisa tenang menyakiti kedua orang tua kita? apalagi Ibu!! selama 9 bulan, beliau mengandung kita penuh dengan rasa bahagia dan sakit, kemudian dengan
penuh perjuangan antara hidup dan mati berusaha melahirkan kita dengan selamat,dll...Terlalu banyak deh pokoknya pengorbanan ortu kita untuk kita sia2kan hanya demi seseorang saja!

Kepada Temanku itu, aku hanya bisa bilang "Ini cobaan Allah untuk keluargamu, semoga keluargamu bisa tabah menerima cobaan ini"

Semoga kita semua bisa berpikir dengan akal sehat untuk melangkah dalam mengarungi kehidupan ini


Sunday, January 21, 2007

Nasehat yang Baik dari Ibu Yang bijak

Sering kita lihat saudara kita bersedih luruh
Setelah itu berlalu, ia berjingkrak kegirangan

Ada nasehat yang sangat dalam, yang diambil dari wanita-wanita arab. Nasehat itu adalah nasehat Umamah binti Harits kepada putrinya, Ummu Iyas binti Auf, pada malam pernikahannya. Diantara nasehat-nasehatnya adalah :

"Putriku, sesungguhnya engkau telah memisahkan diri dari "lingkungan" yang darinya engkau keluar. Engkau telah meninggalkan kehidupan yang darinya engkau berkembang. Seandainya seorang perempuan tidak membutuhkan seorang suami, karena kecukupan dari orangtuanya dan kebutuhan orang tua yang sangat pada anaknya, maka engkau menjadi orang yang sangat tidak membutuhkan suami. Namun wanita diciptakan untuk laki-laki dan baginya laki-laki tercipta."

Nasehat yang pertama dan yang kedua adalah : Engkau harus rendah hati dengan senantiasa bersikap menerima dan, selalu mendengarkan dan taat kepadanya.

Nasehat yang ketiga dan yang keempat adalah : Hendaklah engkau menjaga kebersihan sesuatu yang kepadanya hidung dan mata suami tertuju. Jangan sampai ia melihat kejelekan ada pada dirimu, dan jangan sampai ia menciummu kecuali engkau dalam keadaan wangi.

Nasehat yang kelima dan keenam adalah : Hendaknya engkau selalu siapkan waktu tidur dan makan baginya. Karena kelaparan akan membuatnya garang dan kekurangan tidur akan membuatnya mudah marah.

Nasehat yang ketujuh dan kedelapan : Hendaklah engkau menjaga hartanya, memelihara kehormatan dan putra-putrinya. Dapat mengurus harta adalah sebuah perhitungan yang baik dan dapat mengurus anak adalah kemampuan mengatur yang baik.

Nasehat kesembilan dan kesepuluh : Janganlah engkau melanggar perintahnya. Janganlah engkau melanggar perintahnya, Janganlah engkau menyebarkan rahasianya. Jika engkau menentang perintahnya, maka membuat hatinya dongkol. Jika engkau menyebarkan rahasianya, maka engkau tidak bisa menjaga kehormatannya.

Kemudian hendaklah engkau tidak tampak senang di hadapannya mana kala ia sedih. Tidak pula engkau bersedih ketika ia dalam keadaan berbunga-bunga.

Pencerahan : Kebahagiaanmu bukan di tangan orang lain, tapi ditanganmu sendiri.


sumber : Menjadi wanita paling bahagia, DR. Aidh Al-Qarni

Kekosongan Akan melahirkan kenistaan

Tak selamanya harapan itu terwujud
Angin itu berhembus ke arah yang tidak diinginkan oleh bahtera

Dalam kandungan kekosongan itu akan dilahirkan beribu-ribu kenistaan dan virus-virus kemalasan dan kehancuran. Jika bekerja adalah tuntutan dalam kehidupan, maka pengangguran adalah kematian.

Jika dunia kita adalah benih-benih untuk kehidupan yang lebih besar, maka sesungguhnya orang-orang yang menganggur (tidak ada kesibukan) lebih pantas dikumpulkan dalam kelompok orang-orang merugi. Rasulullah SAW telah mengingatkan tentang mereka yang tidak lupa akan nikmat kesehatan dan nikmat waktu. Sabda beliau "Dua nikmat yang tidak dipergunakan dengan baik oleh kebanyakan manusia adalah : kesehatan dan waktu luang"

Berapa banyak mereka yang memiliki tubuh yang normal namun gelisah karena tidak memiliki tujuan hidup, tidak ada aktivitas yang bisa dilakukan yang harus terselesaikan dan tidak menggunakan umur untuk keberhasilan.


Apakah untuk ini manusia diciptakan ? Tidak ! Sebab Allah berfirman "Apakah kalian mengira bahwa sesungguhnya kami menciptakan kalian secara main-main dan bahwa kalian tidak dikembalikan kepada kami? Mahatinggi Allah Raja yang sebenarnya" (QS. Al-Mu'minun:115)

Sesungguhnya kehidupan diciptakan dengan kebenaran. Manusia harus mampu berdialog dengan kenyataan yang dihadapinya dan harus terlibat di dalamnya. Atau ia akan terperangkap di dalam kepentingan nafsu yang sempit, sehingga menjadi hina dan tidak lagi memiliki harapan untuk masa depannya.

Pencerahan : Tanamkan dalam khayalanmu tentang keberhasilan dan biarkan dia tertulis dalam hatimu.

sumber : Menjadi wanita paling bahagia, DR. Aidh Al -Qarni

Sunday, January 14, 2007

Cinta dan cemburu

CEMBURU ADALAH HAL YANG MULIA
BILA BERDASARKAN PADA AL QURAN DAN AS SUNNAH


CEMBURU ADALAH HAL YANG NISTA
BILA BERDASARKAN KEPADA NAFSU ANGKARA MURKA


CEMBURU ADALAH FITRAH MANUSIA
CEMBURU SEORANG ISTERI KEPADA SUAMINYA
CEMBURU SEORANG SUAMI KEPADA ISTERINYA
ADALAH CEMBURU YANG TELAH TERBIASA

NAMUN ADA CEMBURU YANG LUAR BIASA
CEMBURUNYA PARA NABI DAN SYUHADA
KEPADA MANUSIA-MANUSIA YANG BUKAN PARA NABI DAN SYUHADA
KEPADA MANUSIA YANG SENANTIASA BERCINTA
DAN BERKASIH SAYANG DIANTARA HAMBA-HAMBA-NYA

Kekasih kita Rasulullah saw bersabda,
"Di sekitar arsy ada menara-menara dari cahaya. Di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya dan wajah-wajah mereka bercahaya. Mereka bukan para nabi dan syuhada', tetapi para nabi dan syuhada'iri pada mereka. "ketika ditanya oleh para sahabat,Rosulullah saw menjawab,"mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah, dan saling kunjung karena Allah"(HR. Tirmidzi). semoga kita termasuk kedalamnya. Amin.

"Sesungguhnya orang-orang mu`min adalah bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat
[QS Al-Hujurat 10] "

"Tidak sempurna iman seseorang diantara kamu sehingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri."

(HR. Bukhori-Muslim).


"Sekuat-kuat ikatan iman ialah cinta dan berkasih-sayang kerana Allah dan marah juga kerana Allah".

(HR Imam Ahmad).

"Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling mencintai dan berkasih sayang adalah ibarat satu tubuh; apabila satu organnya merasa sakit, maka seluruh tubuh akan sulit tidur dan merasa demam."

(HR Muslim)


"Orang-orang Muslim itu ibarat satu tubuh; apabila matanya marasa sakit, seluruh tubuh ikut merasa sakit; jika kepalanya merasa sakit, seluruh tubuh ikut pula merasakan sakit."

(HR Muslim)


kiriman email dari seorang teman

PUZZLE OF LIFE

Suatu sore, Zahra sedang duduk bersama ayahnya di ruang keluarga. Keduanya
sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Zahra, gadis kecil berumur 5 tahun
itu sedang bermain dengan buku gambarnya. Sedang sang ayah, tampak tekun
membaca majalah.

Sesaat kemudian, Zahra mendekati ayahnya. Ia lalu bertanya, "Ayah, ini
gambar apa? Belum selesai ayahnya menjawab, Zahra kembali bertanya, "Kok,
hewan ini ada buntutnya? Sang Ayah, dengan sabar menjelaskan semuanya.
Disisihkannya majalah di tangannya dan dipeluknya Zahra.

Beberapa lama berselang, Ayah lalu berkata, "Baik, kalau sudah selesai, ayo
teruskan saja sendiri ya, sayang. Ayah sibuk. Zahra pun kembali ke
tempatnya semula.

Namun, belum lima menit usai, Zahra kembali datang dan bertanya banyak hal.
Dia mengoceh tentang hewan, hingga hal-hal yang diluar khayalan. Ayah pun
mulai tampak segan dengan semua pertanyaan itu. Sebab, ia ingin sekali
menyelesaikan bacaannya. "Ah, kalau saja aku bisa menyibukkan anak ini
dengan pekerjaan lain, " gumam Ayah," tentu, ia tak akan membuatku repot.
Begitu pikirnya dalam hati.

Aha, Ayah pun menemukan ide. Diambilnya gambar rumah dari sebuah majalah
lama. Dan diguntingnya gambar itu menjadi beberapa bagian. Ia ingin membuat
puzzle!. Tentu, anak umur 5 tahun, akan sulit sekali menyusun puzzle yang
bergambar rumah. Ia lalu berkata pada Zahra yang sejak tadi
memperhatikannya.

" Zahra, sekarang Ayah punya permainan. Ayo, coba susun kembali kertas ini
jadi gambar rumah. Nanti, kalau sudah selesai, baru kamu boleh kembali ke
sini. (--Hmm..tenanglah aku sekarang. Aku akan bisa menyelesaikan bacaanku,
dan ia pasti akan sibuk sekali dengan pekerjaan ini, begitu gumam ayah.--)

Tiba-tiba. "Aku sudah selesai!" Belum 5 menit berlalu, kini, Zahra sudah
kembali dengan susunan gambar rumah itu. Ayah pun bingung, bagaimana bisa
ia menyelesaikan tugas yang sulit itu? Ayah lalu bertanya, "Bagaimana
caranya kamu menyusun gambar rumah ini? Pasti kamu minta tolong Bunda deh."

Mata bulat gadis itu berbinar, "Nggak kok. Aku membuatnya sendiri. Sebab,
dibalik gambar ini, ada gambar boneka kesukaanku. Jadi, aku menyusun gambar
itu saja. Ini, gambar bonekaku, aku senang sekali dengannya.

Sang Ayah pun terdiam. Ia kalah, dan harus siap kembali menerima semua
ocehan gadis kecilnya ini.

***

Teman, seringkali, kita menganggap anak-anak dengan naif. Kita kerap
meremehkan pola pikir yang mereka miliki. Kita, yang sok dewasa, sering
berpendapat, anak kecil, bukanlah guru yang terbaik buat kehidupan. Mereka
semua hanyalah penganggu, dan sesuatu yang selalu mengusik setiap
ketenangan.

Namun sayang, kita kerap salah. Dan Zahra, bisa jadi membuktikannya. Kita,
seringkali menganggap dunia ini sebagai sesuatu yang sulit. Dunia, dalam
pikiran kita, adalah potongan gambar-gambar yang tak runut.
Potongan-potongan itu pulalah yang kita susun dengan perasaan takut. Dunia,
bagi kita, adalah tempat segala masalah bersatu. Dan kita merangkainya
dengan hati penuh pilu.

Dengan kata lain, dunia, bagi kita, adalah layaknya benang kusut, yang
penuh dengan keruwetan, ketakteraturan, dan kesumpekan. Dunia, bagi kita
yang mengaku dewasa, adalah amarah, angkara, dengki, dan dendam, iri dan
maki serta tangis dan nestapa.

Padahal, kalau kita mau menjenguk sisi lain dunia, ada banyak keindahan
yang hadir disana. Ada banyak kenyamanan dan kesenangan yang mampu
diwujudkannya. Ya, asalkan kita mau menjenguknya, melihat dengan lebih
tekun dan jeli. Mencermati setiap bagian dari dunia yang kita sukai.

Jalin-jemalin kenyamanan yang dapat dirangkai dalam dunia, adalah sesuatu
yang indah. Disana akan kita temukan kesejukan, ketenangan, kesunyian,
keteraturan, keterpaduan dan segalanya, asalkan kita mau menjenguknya.

Jadi, mana potongan gambar dunia mana yang akan Anda susun? Dunia yang
penuh angkara, atau dunia yang penuh cinta? Dunia yang penuh duri, atau
dunia yang penuh peduli? Anda sendirilah yang akan menyusun
potongan-potongan gambar itu. Susunan yang Anda pilih, akan membentuk
kehidupan Anda.



kiriman email dari seorang teman.

Saturday, January 6, 2007

Jablai

Jablai

Waktu tamasya ke binaria
Pulang-pulang ku berbadan dua
Meski tanpa restu orang tua sayang...aku rela abang bawa pulang

Enggak kerasa udah setahun
Si abang mulai berlagak pikun
Udah ngga pernah pulang ke rumah sayang...kepincut jande di pulo gebang

Reff
Lai..lai..lai..lai..lai...panggil aku si jablai..
Abang jarang pulang, aku jarang dibelai..
Lai..lai..lai..lai..lai...panggil aku si jablai..
Abang jarang pulang, aku jarang dibelai..


Anak kita skarang udah besar
Mulai bingung koq bapaknya nyasar
Kenapa bapak ngga pulang-pulang emak...
Kate tetangge....emangnye enak...

back to reff

Friday, January 5, 2007

Teka - teki Imam Ghazali

Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau
bertanya :

Soalan pertama
Imam Ghazali : Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?
Murid 1 : Orang tua
Murid 2 : Guru
Murid 3 : Teman
Murid 4 : Kaum kerabat

Imam Ghazali : Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI ( Surah Ali-Imran:185) . Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati.

Soalan kedua
Imam Ghazali : Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?
Murid 1 : Negeri Cina
Murid 2 : Bulan
Murid 3 : Matahari
Murid 4 : Bintang-bintang

Iman Ghazali : Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak
akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari
ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

Soalan ketiga
Iman Ghazali : Apa yang paling besar didunia ini ?
Murid 1 : Gunung
Murid 2 : Matahari
Murid 3 : Bumi

Imam Ghazali : Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali
adalah HAWA NAFSU (Surah Al A’raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.

Soalan keempat
Imam Ghazali : Apa yang paling berat didunia ?
Murid 1 : Baja
Murid 2 : Besi
Murid 3 : Gajah

Imam Ghazali : Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah(pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah.

Soalan kelima
Imam Ghazali : Apa yang paling ringan di dunia ini ?
Murid 1 : Kapas
Murid 2 : Angin
Murid 3 : Debu
Murid 4 : Daun-daun

Imam Ghazali : Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat.

Soalan keenam
Imam Ghazali : Apa yang paling tajam sekali didunia ini ?
Murid- Murid dengan serentak menjawab : Pedang

Imam Ghazali : Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia
ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati

C-I-N-T-A

Ada Apa dengan Cinta ??


C-I-N-T-A

Apaan sih ngomong2 "cinta" itu ? telapak tangan anda berkeringat, hati anda deg-degan, suara anda nyangkut di dalam tenggorokan anda?
Hal itu bukanlah cinta, tapi suka ...

Apakah tangan anda tidak dapat berhenti memegang dan menyentuhnya?
Hal itu bukanlah cinta, tapi birahi ...
Apakah anda bangga dan selalu ingin memamerkannya kepada semua orang?
Hal itu bukanlah cinta, tapi anda sedang mujur...
Apakah anda menginginkannya karena anda tahu dia akan selalu di samping anda?
Hal itu bukanlah cinta, tapi kesepian ...

Apakah anda masih bersama dia karena semua orang menginginkannya?
Hal itu bukanlah cinta, tapi kesetiaan ...
Apakah anda menerima pernyataan cintanya karena anda tidak mau menyakiti hatinya?
Hal itu bukanlah cinta, tapi rasa kasihan ...

Apakah anda bersedia untuk memberikan semua yang anda suka untuk dia?
Hal itu bukanlah cinta, tapi kemurahan hati ...
Apakah anda cemburu bila dia bicara dengan lelaki/wanita lain ?
Hal itu bukanlah cinta, tapi takut kehilangan ...
Apakah anda mengatakan padanya bahwa dia adalah satu satunya hal yang anda pikirkan?
GOMBAL ...

Apakah anda masih bersamanya karena campuran dari rasa nyeri dan kegembiraan yang tidak dapat digambarkan kata-kata? Itulah cinta ...
Apakah anda masih menerima kesalahannya karena hal itu adalah bagian dari kepribadiannya?
Itulah cinta ...

Apakah anda tertarik pada orang lain, tapi masih bersamanya dengan setia?
Itulah cinta ...

Apakah anda rela memberikan hati anda, kehidupan anda, dan kematian anda?
Itulah cinta ...

Apakah hati anda tercabik bila dia sedang sedih?
Itulah cinta ...
Apakah anda menangis untuk kepedihannya biarpun dia cukup tegar?
Itulah cinta ...
Apakah anda ikut terluka bila dia sedang sakit?
Itulah cinta ...
Apakah anda selalu ingin menyentuhnya, memeluknya karena anda sayang kepadanya?
Itulah cinta ...

Apakah matanya melihat hati anda yang sesungguhnya dan menyentuh jiwa anda secara dalam sekali sampai terasa nyeri?
Itulah cinta ...

Cinta memang merupakan sesuatu yg ABSURD and Unexplain, tapi yg terpenting mencintailah karena itu adalah sesuatu yang dianugerahi oleh TUHAN Terimalah pasangan anda dgn segala kekurangan dan kelebihannya.
Cinta itu harus saling memberi dan menerima dgn segala keikhlasan hati

sumber : unknown

Thursday, January 4, 2007

Sedikit tentang cinta

Cinta berpijak pada perasaan sekaligus akal sehat — Miskonsepsi pertama yang ditentang Bowman adalah manusia jatuh cinta dengan menggunakan perasaan belaka. Betul, kita jatuh cinta dengan hati. Tapi agar tidak menimbulkan kekacauan di kemudian hari, kita diharapkan untuk juga menggunakan akal sehat. Bohong besar kalau kita bisa jatuh cinta dengan begitu saja tanpa bisa mengelak. Yang sesungguhnya terjadi, proses jatuh cinta dipengaruhi tradisi, kebiasaan, standar, gagasan, dan ideal kelompok dari mana kita berasal. Bohong besar pula kalau kita merasa boleh berbuat apa saja saat jatuh cinta, dan tidak bisa dimintai pertanggungan jawab bila perbuatan-perbuatan impulsif itu berakibat buruk suatu ketika nanti. Kehilangan perspektif bukanlah pertanda kita jatuh cinta, melainkan sinyal kebodohan.


Cinta membutuhkan proses — Bowman juga menolak anggapan cinta bisa berasal dari pandangan pertama. "Cinta itu tumbuh dan berkembang dan merupakan emosi yang kompleks," katanya. Untuk tumbuh dan berkembang, cinta membutuhkan waktu. Jadi memang tidak mungkin kita mencintai seseorang yang tidak ketahuan asal-usulnya dengan begitu saja. Cinta tidak pernah menyerang tiba-tiba, tidak juga jatuh dari langit. Cinta datang hanya ketika dua individu telah berhasil melakukan orientasi ulang terhadap hidup dan memutuskan untuk memilih sebagai titik fokus baru. Yang mungkin terjadi dalam fenomena "cinta pada pandangan pertama" adalah pasangan terserang perasaan saling tertarik yang sangat kuat-bahkan sampai tergila-gila. Kemudian perasaan kompulsif itu berkembang jadi cinta tanpa menempuh masa jeda. Dalam kasus "cinta pada pandangan pertama", banyak orang tidak benar-benar mencintai pasangannya, melainkan jatuh cinta pada konsep cinta itu sendiri. Sebaliknya dengan orang yang benar-benar mencinta. Mereka mencintai pasangan sebagai persolinatas yang utuh.

Cinta tidak menguasai dan mengalah, tapi berbagi* — Bukan cinta namanya bila kita berkehendak mengontrol pasangan. Juga bukan cinta bila kita bersedia mengalah demi kepuasan kekasih. Orang yang mencinta tidak menganggap kekasih sebagai atasan atau bawahan, tapi sebagai pasangan untuk berbagi, juga untuk mengidentifikasi diri. Bila kita berkeinginan menguasai kekasih (membatasi pergaulannya, melarangnya beraktivitas positif, mengatur seleranya berbusana) atau melulu mengalah (tidak protes bila kekasih berbuat buruk, tidak keberatan dinomorsekiankan), berarti kita belum siap memberi dan menerima cinta.

Cinta itu konstruktif* — Individu yang mencinta berbuat sebaik-baiknya demi kepentingan sendiri sekaligus demi (kebanggaan) pasangan. Dia berani berambisi, bermimpi konstruktif, dan merencanakan masa depan. Sebaliknya dengan yang jatuh cinta impulsif. Bukannya berpikir dan bertindak konstruktif, dia kehilangan ambisi, nafsu makan, dan minat terhadap masalah sehari-hari. Yang dipikirkan hanya kesengsaraan pribadi. Impiannya pun tak mungkin tercapai. Bahkan impian itu bisa menjadi subsitusi kenyataan.

Cinta tidak melenyapkan semua masalah* — Penganut faham romantik percaya cinta bisa mengatasi masalah. Seakan-akan cinta itu obat bagi segala penyakit ( panacea ). Kemiskinan dan banyak problem lain diyakini bisa diatasi dengan berbekal cinta belaka. Faktanya, cinta tidaklah seajaib itu. Cinta hanya bisa membuat sepasang kekasih berani menghadapi masalah. Permasalahan seberat apapun mungkin didekati dengan jernih agar bisa dicarikan jalan keluar. Orang yang tengah mabuk kepayang berarti tidak benar-benar mencinta-cenderung membutakan mata saat tercegat masalah. Alih-alih bertindak dengan akal sehat, dia mengenyampingkan problem.

Cinta cenderung konstan* — Ya, cinta itu bergerak konstan. Maka kita patut curiga bila grafik perasaan kita pada kekasih turun naik sangat tajam. Kalau saat jauh kita merasa kekasih lebih hebat dibanding saat bersama, itu pertanda kita mengidealisasikannya, bukan melihatnya secara realistis. Lantas saat kembali bersama, kita memandang kekasih dengan lebih kritis dan hilanglah segala bayangan hebat itu. Sebaliknya berhati-hatilah bila kita merasa kekasih hebat saat kita berdekatan dengannya dan tidak lagi merasakan hal yang sama saat dia jauh. Hal sedemikian menandakan kita terkecoh oleh daya tarik fisik. Cinta terhitung sehat bila saat dekat dan jauh dari pasangan, kita menyukainya dalam kadar sebanding.

Cinta tidak bertumpu pada daya tarik fisik* — Dalam hubungan cinta, daya tarik fisik penting. Tapi bahaya bila kita menyukai kekasih hanya sebatas fisik dan membencinya untuk banyak faktor lainnya.Saat jatuh cinta, kita menikmati dan memberi makna penting bagi setiap kontak fisik. Kontak fisik, ketahuilah, hanya terasa menyenangkan bila kita dan pasangan saling menyukai personalitas masing-masing. Maka bukan cinta namanya, melainkan nafsu, bila kita menganggap kontak fisik hanya memberi sensasi menyenangkan tanpa makna apa-apa. Dalam cinta, afeksi terwujud belakangan saat hubungan kian dalam. Sedang nafsu menuntut pemuasan fisik sedari permulaan.

Cinta tidak buta, tapi menerima* — Cinta itu buta? Tidak sama sekali. Orang yang mencinta melihat dan menyadari sisi buruk kekasih. Karena besarnya cinta, dia berusaha menerima dan mentolerir. Tentu ada keinginan agar sisi buruk itu membaik. Namun keinginan itu haruslah didasari perhatian dan maksud baik. Tidak boleh ada kritik kasar, penolakan, kegeraman, atau rasa jijik. Nafsulah yang buta. Meski pasangan sangat buruk, orang yang menjalin hubungan dengan penuh nafsu menerima tanpa keinginan memperbaiki. Juga meninggalkan pasangan saat keinginannya terpuaskan, hanya karena pasangan punya secuil keburukan yang sangat mungkin diperbaiki.

Cinta memperhatikan kelanjutan hubungan* — Orang yang benar-benar mencinta memperhatikan perkembangan hubungan dengan kekasih. Dia menghindari segala hal yang mungkin merusak hubungan. Sebisa mungkin dia melakukan tindakan yang bisa memperkuat, mempertahankan, dan memajukan hubungan. Orang yang sedang tergila-gila mungkin saja berusaha keras menyenangkan kekasih. Namun usaha itu semata-mata dilakukan agar kekasih menerimanya, sehingga tercapailah kepuasan yang diincar. Orang yang mencinta menyenangkan pasangan untuk memperkuat hubungan.

Cinta berani melakukan hal menyakitkan (demi yang dicintai)* — Selain berusaha menyenangkan kekasih, orang yang sungguh-sungguh mencinta memiliki perhatian, keprihatinan, pengertian, dan keberanian untuk melakukan hal yang tidak disukai kekasih demi kebaikan. Seperti seorang ibu yang berkata "tidak" saat anaknya minta es krim, padahal sedang flu. Begitulah kita semua seharusnya bersikap pada pasangan.


sumber : http://blog.iqbalir.com/archives/2006/05/sedikit-tentang-cinta/
Cinta berpijak pada perasaan sekaligus akal sehat — Miskonsepsi pertama yang ditentang Bowman adalah manusia jatuh cinta dengan menggunakan perasaan belaka. Betul, kita jatuh cinta dengan hati. Tapi agar tidak menimbulkan kekacauan di kemudian hari, kita diharapkan untuk juga menggunakan akal sehat. Bohong besar kalau kita bisa jatuh cinta dengan begitu saja tanpa bisa mengelak. Yang sesungguhnya terjadi, proses jatuh cinta dipengaruhi tradisi, kebiasaan, standar, gagasan, dan ideal kelompok dari mana kita berasal. Bohong besar pula kalau kita merasa boleh berbuat apa saja saat jatuh cinta, dan tidak bisa dimintai pertanggungan jawab bila perbuatan-perbuatan impulsif itu berakibat buruk suatu ketika nanti. Kehilangan perspektif bukanlah pertanda kita jatuh cinta, melainkan sinyal kebodohan.


Cinta membutuhkan proses — Bowman juga menolak anggapan cinta bisa berasal dari pandangan pertama. "Cinta itu tumbuh dan berkembang dan merupakan emosi yang kompleks," katanya. Untuk tumbuh dan berkembang, cinta membutuhkan waktu. Jadi memang tidak mungkin kita mencintai seseorang yang tidak ketahuan asal-usulnya dengan begitu saja. Cinta tidak pernah menyerang tiba-tiba, tidak juga jatuh dari langit. Cinta datang hanya ketika dua individu telah berhasil melakukan orientasi ulang terhadap hidup dan memutuskan untuk memilih sebagai titik fokus baru. Yang mungkin terjadi dalam fenomena "cinta pada pandangan pertama" adalah pasangan terserang perasaan saling tertarik yang sangat kuat-bahkan sampai tergila-gila. Kemudian perasaan kompulsif itu berkembang jadi cinta tanpa menempuh masa jeda. Dalam kasus "cinta pada pandangan pertama", banyak orang tidak benar-benar mencintai pasangannya, melainkan jatuh cinta pada konsep cinta itu sendiri. Sebaliknya dengan orang yang benar-benar mencinta. Mereka mencintai pasangan sebagai persolinatas yang utuh.

Cinta tidak menguasai dan mengalah, tapi berbagi* — Bukan cinta namanya bila kita berkehendak mengontrol pasangan. Juga bukan cinta bila kita bersedia mengalah demi kepuasan kekasih. Orang yang mencinta tidak menganggap kekasih sebagai atasan atau bawahan, tapi sebagai pasangan untuk berbagi, juga untuk mengidentifikasi diri. Bila kita berkeinginan menguasai kekasih (membatasi pergaulannya, melarangnya beraktivitas positif, mengatur seleranya berbusana) atau melulu mengalah (tidak protes bila kekasih berbuat buruk, tidak keberatan dinomorsekiankan), berarti kita belum siap memberi dan menerima cinta.

Cinta itu konstruktif* — Individu yang mencinta berbuat sebaik-baiknya demi kepentingan sendiri sekaligus demi (kebanggaan) pasangan. Dia berani berambisi, bermimpi konstruktif, dan merencanakan masa depan. Sebaliknya dengan yang jatuh cinta impulsif. Bukannya berpikir dan bertindak konstruktif, dia kehilangan ambisi, nafsu makan, dan minat terhadap masalah sehari-hari. Yang dipikirkan hanya kesengsaraan pribadi. Impiannya pun tak mungkin tercapai. Bahkan impian itu bisa menjadi subsitusi kenyataan.

Cinta tidak melenyapkan semua masalah* — Penganut faham romantik percaya cinta bisa mengatasi masalah. Seakan-akan cinta itu obat bagi segala penyakit ( panacea ). Kemiskinan dan banyak problem lain diyakini bisa diatasi dengan berbekal cinta belaka. Faktanya, cinta tidaklah seajaib itu. Cinta hanya bisa membuat sepasang kekasih berani menghadapi masalah. Permasalahan seberat apapun mungkin didekati dengan jernih agar bisa dicarikan jalan keluar. Orang yang tengah mabuk kepayang berarti tidak benar-benar mencinta-cenderung membutakan mata saat tercegat masalah. Alih-alih bertindak dengan akal sehat, dia mengenyampingkan problem.

Cinta cenderung konstan* — Ya, cinta itu bergerak konstan. Maka kita patut curiga bila grafik perasaan kita pada kekasih turun naik sangat tajam. Kalau saat jauh kita merasa kekasih lebih hebat dibanding saat bersama, itu pertanda kita mengidealisasikannya, bukan melihatnya secara realistis. Lantas saat kembali bersama, kita memandang kekasih dengan lebih kritis dan hilanglah segala bayangan hebat itu. Sebaliknya berhati-hatilah bila kita merasa kekasih hebat saat kita berdekatan dengannya dan tidak lagi merasakan hal yang sama saat dia jauh. Hal sedemikian menandakan kita terkecoh oleh daya tarik fisik. Cinta terhitung sehat bila saat dekat dan jauh dari pasangan, kita menyukainya dalam kadar sebanding.

Cinta tidak bertumpu pada daya tarik fisik* — Dalam hubungan cinta, daya tarik fisik penting. Tapi bahaya bila kita menyukai kekasih hanya sebatas fisik dan membencinya untuk banyak faktor lainnya.Saat jatuh cinta, kita menikmati dan memberi makna penting bagi setiap kontak fisik. Kontak fisik, ketahuilah, hanya terasa menyenangkan bila kita dan pasangan saling menyukai personalitas masing-masing. Maka bukan cinta namanya, melainkan nafsu, bila kita menganggap kontak fisik hanya memberi sensasi menyenangkan tanpa makna apa-apa. Dalam cinta, afeksi terwujud belakangan saat hubungan kian dalam. Sedang nafsu menuntut pemuasan fisik sedari permulaan.

Cinta tidak buta, tapi menerima* — Cinta itu buta? Tidak sama sekali. Orang yang mencinta melihat dan menyadari sisi buruk kekasih. Karena besarnya cinta, dia berusaha menerima dan mentolerir. Tentu ada keinginan agar sisi buruk itu membaik. Namun keinginan itu haruslah didasari perhatian dan maksud baik. Tidak boleh ada kritik kasar, penolakan, kegeraman, atau rasa jijik. Nafsulah yang buta. Meski pasangan sangat buruk, orang yang menjalin hubungan dengan penuh nafsu menerima tanpa keinginan memperbaiki. Juga meninggalkan pasangan saat keinginannya terpuaskan, hanya karena pasangan punya secuil keburukan yang sangat mungkin diperbaiki.

Cinta memperhatikan kelanjutan hubungan* — Orang yang benar-benar mencinta memperhatikan perkembangan hubungan dengan kekasih. Dia menghindari segala hal yang mungkin merusak hubungan. Sebisa mungkin dia melakukan tindakan yang bisa memperkuat, mempertahankan, dan memajukan hubungan. Orang yang sedang tergila-gila mungkin saja berusaha keras menyenangkan kekasih. Namun usaha itu semata-mata dilakukan agar kekasih menerimanya, sehingga tercapailah kepuasan yang diincar. Orang yang mencinta menyenangkan pasangan untuk memperkuat hubungan.

Cinta berani melakukan hal menyakitkan (demi yang dicintai)* — Selain berusaha menyenangkan kekasih, orang yang sungguh-sungguh mencinta memiliki perhatian, keprihatinan, pengertian, dan keberanian untuk melakukan hal yang tidak disukai kekasih demi kebaikan. Seperti seorang ibu yang berkata "tidak" saat anaknya minta es krim, padahal sedang flu. Begitulah kita semua seharusnya bersikap pada pasangan.


sumber : http://blog.iqbalir.com/archives/2006/05/sedikit-tentang-cinta/

Nasihat seorang ibu...

Nasihat Seorang Ibu Di Akhir Zaman untuk Putrinya Menjelang Dewasa

Putriku
Menjelang engkau dewasa
Pintallah benang-benang keimanan
untuk pakaian keseharianmu
Sebutlah nama Tuhanmu
Dalam setiap tarikan nafasmu
Agar engkau selamat, tidak diperkosa dan dianiaya
Oleh kaum durjana, kaum jin, kaum iblis yang angkara
Dan tidak diperdaya situasi zaman
yang memang sudah gila tak kenal iba

Lindungilah
Tabir kesucianmu
dengan sifat malu dan dengan benteng Ilahi
yang berwujud pesona cahaya
yang terpancar pada surat An Nur
ayat tiga puluh sampai tiga pulih tiga

Kelak, jika tiba masamu
pilihlah suami yang shaleh, bersahaja,
tidak kaya, tidak miskin,
fasih membaca Al-Qur'an,
fasih mengumandangkan kebenaran dan keadilan,
setia dalam cinta,
setia dalam suka dan duka, dan
setia dalam menjaga keluarga
dari hal-hal yang tidak direlakan Tuhan

Lantas lahirkan dari kesucian rahimmu
seribu generasi teladan, seribu generasi pilihan
yang terukir dengan standar surat Al Kahfi ayat tiga belas

Akhirnya, jadilah engkau seorang ibu sejati
sepanjang hayat masih dikandung badan
hingga pada saatnya, di akhir masa nanti
Engkau akan dikenang sebagai mentari sejati
bagi peradaban umat manusia ini
Putriku, camkan nasihat ibumu yang tulus murni.


Helwan, 25 juli 1999

sumber : buku fenomena ayat-ayat cinta.

Sunday, December 24, 2006

aku pulang...

Akhirnya,...tanggal 22 kemaren aku bisa pulang kampung. pulang dengan perasaan senang, dan tentu saja aku sangat merindukan keluargaku apalagi kamarku,dll.tapi, walaupun aku senang bisa pulang ke rumah, tapi ada perasaan dan beban berat yang harus ku bawa. semua ini berhubungan dengan kuliahku, sebelum pulang aku sempat ke kampus untuk memastikan bahwa semuanya udah ku catat baik-baik, seperti jadwal ambil KRS,jadwal sp, dll. nah, sempat aku ngeliat nilai ujian praktikumku, ternyata masih saja nggak lulus. padahal semester ini, adalah hari terakhirku. maksudku, aku gak ingin masih ada kuliah atau praktikum yang masih harus aku tempuh, karena itu membuatku semakin lama di kampus. padahal, aku telah berjanji pada orang tuaku bahwa semeter ini hanya ambil TA saja,..tapi nyatanya.....ini membuatku malu, kecewa pada diriku sendiri. aku bingung, apa yang harus ku lakukan. tapi aku tahu, hanya ikut SP jalan satu2nya untuk menyelesaikan masalahku itu. Ya Allah, semoga di SP nanti aku berhasil. Amiin

Wednesday, December 20, 2006

Love Someone Special

Sangatlah menyakitkan mencintai seseorang, tetapi tidak dicintai olehnya.
Tetapi lebih indah untuk mencintai dan tidak pernah menemukan keberanian
untuk memberitahu mereka apa yang kamu rasakan.

Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang, satu jam untuk
menyukai seseorang, satu hari untuk mencintai seseorang tetapi membutuhkan
seumur hidup untuk melupakan seseorang

Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat
sebelum bertemu.
Jadi ketika kita akhirnya bertemu dengan orang yang tepat, kita akan tahu
betapa berharganya anugerah tersebut

Cinta adalah ketika kamu membawa perasaan, kesabaran dan romantis dalam
suatu hubungan dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang
sangat berarti bagimu.
Hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu
harus membiarkannya pergi.
Ketika pintu kebahagiaan tertutup, yang lain terbuka.
Tetapi kadang-kadang kita menatap terlalu lama pada pintu yang telah
tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka
untuk kita.

Teman yang terbaik adalah teman dimana kamu dapat duduk bersamanya dan
merasa terbuai, dan tidak pernah mengatakan apa-apa dan kemudian berjalan
bersama.
Perasaan seperti itu adalah percakapan termanis yang pernah kamu rasakan.

Benarlah bahwa kita tidak tahu apa yang kita dapatkan sampai kita
kehilangan itu ??
Tetapi benar juga bahwa kita tidak tahu apa yang hilang sampai itu ada.

Memberikan seseorang semua cintamu tidak pernah menjamin bahwa mereka akan
mencintai kamu juga !!!
Jangan mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai itu tumbuh
didalam hati mereka.
Tetapi jika tidak, pastikan dia tumbuh didalam hatimu.

Ada hal yang sangat ingin kamu dengar tetapi tidak akan pernah kamu dengar
dari orang yang dari mereka kamu ingin dengar.
Tetapi jangan sampai kamu menjadi tuli walaupun kamu tidak mendengar itu
dari seseorang yang mengatakan itu dari hatinya.

Jangan pernah berkata selamat tinggal jika kamu masih ingin mencoba.
Jangan menyerah selama kamu merasa masih dapat maju.
Jangan pernah berkata kamu tidak mencintai orang itu lagi bila kamu tidak
bisa membiarkannya pergi.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walapun mereka telah
dikecewakan.
Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati.
Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti
sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk
membangun kembali kepercayaan.

Jangan melihat dari wajah, itu bisa menipu.
Jangan melihat kekayaan, itu bisa menghilang.

Datanglah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum karena sebuah
senyuman dapat membuat hari yang gelap menjadi cerah.Berharaplah kamu dapat
menemukan seseorang yang dapat membuatmu tersenyum.

Ada saat di dalam kehidupanmu dimana kamu sangat merindukan seseorang, kamu
ingin mengambil mereka dari mimpimu dan benar-benar memeluk dia.

Berharaplah bahwa kamu dapat bermimpi tentang dia, yang berarti mimpilah apa
yang ingin kamu mimpikan, pergilah kemana kamu ingin pergi, jadilah sesuai
dengan keinginan kamu, karena kamu hanya hidup sekali dan satu
kesempatan untuk melakukan apa yang kamu inginkan.

Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia, cukup
cobaan untuk membuat kamu kuat, cukup penderitaan untuk mmbuat kamu menjadi
manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu bahagia.

Selalu letakkan dirimu pada posisi orang lain.
Jika kamu merasa bahwa itu menyakitkan kamu, mungkin itu menyakitkan orang
itu juga.
Kata-kata yang ceroboh dapat mengakibatkan perselisihan, kata-kata yang
kasar bisa membuat celaka, kata-kata yang tepat waktu dapat mengurangi
ketegangan, kata-kata cinta dapat menyembuhkan dan menyenangkan.

Permulaan cinta adalah dengan membiarkan orang yang kita cintai menjadi
dirinya sendiri dan tidak membentuk mereka menjadi sesuai keinginan kita.
Dengan kata lain kita mencintai bayangan kita yang ada pada diri mereka.

Orang yang bahagia tidak perlu memiliki yang terbaik dari segala hal.
Mereka hanya membuat segala hal yang datang dalam hidup mereka.

Kebahagiaan adalah bohong bagi mereka yang menangis, mereka yang terluka,
mereka yang mencari, mereka yang mencoba.
Mereka hanya bisa menghargai orang-orang yang penting yang telah menyentuh
hidup mereka.
Cinta mulai dengan senyuman, tumbuh dengan ciuman dan berakhir dengan air
mata.

Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan.
Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu
melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati.
Ketika kamu lahir, kamu menangis dan semua orang di sekeliling kamu
tersenyum.

Hiduplah dengan hidupmu, jadi ketika kamu meninggal, kamu satu-satunya yang
tersenyum dan semua orang di sekeliling kamu menangis.

May the PURE of LOVE always in your heart.

sumber : dari blognya che-few

untukmu

senyumku adalah lukaku
tawaku adalah tangisku
walau semua tak dapat ku bendung lagi,
resak di dada tak dapat ku tahan lagi,


aku tahu, aku bukanlah bintang kecilmu.
aku tahu, aku bukanlah langit harapanmu,
tapi,..biarlah ku mencoba menjadi teman penerang langkahmu.

sayang, walau semua tak kan penah kembali,
yakinlah, ku kan slalu ada untukmu
ku kan s'lalu jadi penerang jiwamu
biarkan ku menjadi bulan penerang bagimu
walau dengan hati yang hancur,tapi ku cukup bahagia temani langkahmu

Aku salah

Hanya sisa rasa sakit yang semakin terasa,..rasa itu selalu membayangi, dan menghantuiku.aku tau aku salah dengan semua kebohonganku, kebohongan untuk diriku sendiri. kebohongan untuk menyenangkan hati orang lain, kebohongan untuk membuatku merasa tenang.
Tapi,..semua hal yang ku lakukan ternyata salah. semua kebohongan ini ternyata benar2 menyakitiku,..benar2 membuatku tersiksa. aku membohongi diriku sendiri terlalu lama, karena aku hanya tak ingin merasa sakit seperti dulu lagi. tapi aku semakin tak tahan sekarang. aku gak tahu harus gimana lagi. Ya Allah,...tolong aku. apa yang harus ku lakukan. :(

Monday, December 18, 2006

Selalu dan selamanya

kamu adalah bagian dari hidupku
dan aku akan selalu mencintaimu sepanjang sisa hidupku
waktu tak akan pernah mengubah semua rasa ini
aku akan mencintaimu sekarang dan selamanya
semua tampak seperti dulu, ketika kita masih bersama
aku harap kita bisa seperti dulu lagi
dan semua mulai dari awal lagi
tapi,.. semua telah berakhir
aku tak kan pernah bisa mengubah semuanya lagi
aku hanya ingin bersamamu lagi
tapi ku tak tau gimana caranya
aku hanya akan selalu memikirkanmu seperti biasa
karena kamu sungguh berarti untukku.


Surabaya, oktober 2006